Asta Cashtry
----
Gelar dokternyi sendiri diperoleh dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Di UISU pula master dan doktornya.
Cashtry sudah kaya dari sono-nya: ayahnyi pengusaha tambang.
Meski satu meja dengan tokoh-tokoh Asta Cita saya tidak sempat ngobrol soal itu. Padahal saya ingin sekali tahu komentar mereka: apakah Asta Cita masih tetap dipegang oleh pemerintah --setelah lebih satu tahun berkuasa. Atau senasib dengan Nawa Cita dan Revolusi Mental di pemerintah yang lama.
Masih ada waktu.
Mungkin lusa. Atau di lain hari --maafkan Koes Ploes.(Dahlan Iskan)