Rabu, 01 Jul 2026
Network
Beranda
Terkini
Oku Timur Pos
Otomotif
Membangun Desa
Olahraga
Selebriti
Kesehatan
lainnya
Sumsel
Teknologi
Disway
Hukum
Kuliner
Network
Beranda
Disway
Detail Artikel
Sawit Atas
Reporter:
Yogi
|
Editor:
Yogi
|
Kamis , 18 Dec 2025 - 10:38
----
sawit atas begitu mendarat di bandara morowali, kemarin, saya disapa sesama penumpang dari makassar. ia jurusan balikpapan-makassar-morowali. saya jurusan surabaya-makassar-morowali. "sudah ada yang menjemput pak?" "belum ada". "tujuannya ke mana, pak?" "tidak tahu". terdiam. "anda sendiri mau ke mana?" "saya ada kantor di sini pak," katanya. "ada mobil?" "ada". "boleh ikut?" "sangat boleh. senang sekali". sebenarnya saya sudah melihat-lihat brosur di meja kecil yang ditunggu dua wanita muda di dekat pengambilan bagasi. adakah mobil yang bisa disewa. ada avanza. ada xenia. ada beberapa. semua mobil kelas itu. tidak ada yang sedikit lebih besar. satu jam rp 400.000. ada yang rp 800.000. saya ikut mobil yang gratis. "sering ke morowali?" tanya saya. "setahun dua-tiga kali". "punya proyek apa?" "survei dan pemetaan tanah". namanya: arif setiawan. orang kebumen. alumnus geodesi ugm. pun s-2-nya. di morowali ia punya karyawan 20 orang –enam di antaranya insinyur geodesi. bandara morowali ini masih terlihat baru. kecil tapi tertata dan bersih. termasuk toiletnya. material bangunannya bukan kelas tiga. pesawat yang mendarat di bandara ini hanya dari dua jurusan: makassar (enam kali sehari) dan palu (sekali sehari). semuanya wings air. jarak tempuh makassar-morowali 1,5 jam. pesawatnya melintasi teluk bone, lalu, sesaat sebelum mendarat melintasi danau towuti. bandara ini milik pemkab morowali. bukan bandara yang sedang jadi topik berita di medsos. yang diributkan itu adalah bandara khusus milik perusahaan nikel. lokasinya di dekat industrial estate –sekitar dua jam perjalanan mobil dari bandara yang saya darati itu. dulu freeport juga punya bandara khusus di timika. lama-lama pesawat komersial boleh ikut mendarat di sana. pun di bontang/sangatta, bandaranya khusus milik perusahaan minyak. kini juga boleh untuk pesawat komersial. bandara nikel di morowali kelihatannya akan tetap berstatus bandara khusus. kan sudah punya bandara komersial --meskipun landasannya kalah panjang. "kita tunggu mobil di sini," ujar arif yang berhenti di teras bandara. arif menjabat dirut di perusahaan survei yang dimiliki empat alumnus geodesi ugm itu. sesaat kemudian kami pun sudah masuk mobil arif: wuling. saya akan ikut saja ke kantornya di kota bungku –ibu kota kabupaten morowali. keluar dari bandara mobil melewati jalan kampung. jalan baru yang khusus menuju bandara belum selesai dikerjakan. kampung ini mengesankan: rumah-rumahnya baik –untuk ukuran kampung. umumnya seperti baru dipugar. dalam hati saya berpikir: ini pasti dampak positif hilirisasi nikel di morowali. baru 10 menit meninggalkan bandara saya dapat wa dari teman lama di palu: kamil badrun. saya memang berkabar kepadanya bahwa hari itu ke morowali. "jangan meninggalkan bandara. suami saya akan jemput ke bandara," ujar mega, teman kamil badrun. mega dulunya wartawati di poso. nama aslinyi: erni johan pau. dia dapat nama mega sejak meliput kedatangan presiden megawati ke poso. saat terjadi keributan erni terpapar gas air mata. sampai sakit. maka saya minta ke arif untuk diturunkan di pinggir jalan. untuk dijemput suami mega. ternyata saya diturunkan di sebuah warung ikan bakar. sekalian saja makan siang: tepat jam 12.00. itu sesuai dengan cita-cita: di morowali harus makan ikan bakar. juga woku. ikannya sangat segar. apalagi warung itu di dekat kampung nelayan. "sebaiknya saya harus ke mana?" tanya saya usai makan ikan bakar. "tetap ke bungku, lihat-lihat bungku," ujar suami mega. "setuju," jawab saya. kami berpisah dengan arif meski tujuan sama-sama ke bungku. dari bandara ke bungku ternyata jauh sekali: 1,5 jam. melintasi jalan trans sulawesi. menyusuri pantai. di warung ikan bakar tadi saya banyak bertanya soal kehidupan orang kampung dekat bandara. kenapa begitu sejahtera. karena nikel? "bukan pak," jawab si warung. "lalu karena apa?" "kelapa sawit," jawabnya. orang-orang di kampung itu rata-rata punya kebun sawit antara 5 sampai 10 hektare. makanya di sepanjang jalan saya melihat banyak kebun sawit. ternyata justru sawit lebih dulu mewabah di morowali –jauh sebelum nikel. morowali ternyata tidak harus identik dengan nikel. mungkin saja sawit di atas nikel di bawah.(dahlan iskan)
«
1
2
3
4
Tag
# mewabah
# identik
# nikel
# sawit
Share
Koran Terkait
Kembali ke koran edisi OKUTIMURPOS EDISI JUMAT, 19 DESEMBER 2025
Berita Terkini
Bongkar Kredit Fiktif Bank BUMN Rp90 Miliar, Ditreskrimsus Polda Sumsel Tetapkan 15 Tersangka
Sumsel
2 jam
Keluar Melambai
Disway
3 jam
Polres OKU Selatan Ungkap 10 Kasus Kriminal dan Amankan 13 Tersangka
Sumsel
15 jam
Resmi Gabung Persebaya, Ramadhan Sananta Tak Sabar Rasakan Atmosfer Gelora Bung Tomo
Olahraga
16 jam
Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026, Real Madrid Gerak Cepat Amankan Kontrak Baru
Olahraga
16 jam
Pemerintah Mulai Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis di 532 Lapas
Terkini
16 jam
Usai Berhaji, 32 Jemaah Aceh Terdampak Banjir Terima Bantuan Kemanusiaan
Terkini
16 jam
Ruben Onsu Siap Gugat Hak Asuh Anak, Berkas Tinggal Didaftarkan ke Pengadilan
Selebriti
16 jam
Jisoo BLACKPINK Kembali Ukir Prestasi, Duduki Peringkat Pertama THE TOP100
Selebriti
16 jam
Bupati Abusama Bangga, Kafilah OKU Selatan Raih Sejumlah Prestasi di MTQ XXXI Sumsel
Sumsel
17 jam
Berita Terpopuler
Luncurkan MagangHub Angkatan II, Kuota Peserta Naik Jadi 150 Ribu
Terkini
1 hari
Tinjau Eksplorasi Sultan Muda di Banyuasin, Herman Deru ajak Generasi Muda Berani Berwirausaha
Sumsel
17 jam
Dana Bagi Hasil Belum Turun, Gaji Perangkat Desa dan Insentif RT Tertunda
Oku Timur Pos
17 jam
Resmi Gabung Persebaya, Ramadhan Sananta Tak Sabar Rasakan Atmosfer Gelora Bung Tomo
Olahraga
16 jam
Pemerintah Mulai Skrining TB dan Cek Kesehatan Gratis di 532 Lapas
Terkini
16 jam
Bupati Abusama Bangga, Kafilah OKU Selatan Raih Sejumlah Prestasi di MTQ XXXI Sumsel
Sumsel
17 jam
Berita Pilihan
Bongkar Kredit Fiktif Bank BUMN Rp90 Miliar, Ditreskrimsus Polda Sumsel Tetapkan 15 Tersangka
Sumsel
2 jam
Keluar Melambai
Disway
3 jam
Polres OKU Selatan Ungkap 10 Kasus Kriminal dan Amankan 13 Tersangka
Sumsel
15 jam
Resmi Gabung Persebaya, Ramadhan Sananta Tak Sabar Rasakan Atmosfer Gelora Bung Tomo
Olahraga
16 jam
Vinicius Junior Bersinar di Piala Dunia 2026, Real Madrid Gerak Cepat Amankan Kontrak Baru
Olahraga
16 jam