Harga Cabai di Pasar Tradisional Semakin Pedas

Jumat 26 Dec 2025 - 10:54 WIB
Reporter : Claudeo
Editor : Yogi

MARTAPURA - Jelang natal dan tahun baru. Harga cabai di Pasar Tradisional Martapura, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur semakin pedas alias mahal.

Sejumlah komoditas strategis seperti cabai dan bawang mengalami kenaikan dan penurunan harga yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir, memicu kekhawatiran konsumen terhadap stabilitas kebutuhan dapur.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga cabai rawit melonjak dari sebelumnya Rp60.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. 

Cabai merah juga naik dari Rp70.000 menjadi Rp80.000 per kilogram, sementara cabai merah biasa meningkat dari Rp65.000 menjadi Rp75.000 per kilogram. 

Kenaikan ini terjadi seiring meningkatnya permintaan masyarakat menjelang akhir tahun.

Berbeda dengan cabai, harga bawang merah justru mengalami penurunan. Dari sebelumnya Rp48.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp40.000 per kilogram. 

BACA JUGA:Wabup dan Kapolres Cek Pengamanan Nataru 2025

BACA JUGA:Pastikan Kamtibmas Kondusif, Kapolres Bersama PJU Kunjungi Pos Pengamanan dan Pelayanan

Meski demikian, fluktuasi harga tetap dirasakan pedagang dan pembeli karena pergerakannya yang cepat dalam waktu singkat.

Salah seorang pedagang bawang di Pasar Martapura, Sukardi (50), mengatakan turunnya harga bawang merah dipengaruhi oleh pasokan yang relatif lancar dari daerah penghasil dalam beberapa hari terakhir.

“Kalau bawang ini memang tergantung pasokan dari luar daerah. Beberapa hari terakhir masuknya lumayan banyak, jadi harga bisa turun. Pedagang juga tidak berani ambil untung terlalu tinggi karena takut tidak laku,” ujar Sukardi saat ditemui belum lama ini. 

Ia menjelaskan, harga bawang merah sempat bertahan di kisaran Rp48.000 per kilogram, namun perlahan turun seiring banyaknya pasokan yang masuk ke pasar.

“Sekarang di kisaran Rp40.000 per kilo. Pembeli lumayan senang karena bisa sedikit menghemat. Tapi kami sebagai pedagang tetap waspada, karena kalau pasokan tiba-tiba berkurang menjelang Natal, harga bisa naik lagi dengan cepat,” jelasnya.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Tinjau Pembangunan Jembatan

BACA JUGA:Disdikbud Gelar Praktek Inventarisasi Karya Budaya Warisan Tak Benda OKU Timur

Kategori :