Eulogy Lia
----
Papa, aku mencintaimu. Beberapa hari terakhir ini, aku merasa seperti anjing yang tersesat menjilati lukanya, mencoba memahami rasa sakit ini. Ada hari-hari baik, ada hari-hari buruk, ada saat-saat di mana aku ingin berkata, peluk aku sekali lagi, pegang tanganku, sentuh aku, aku rindu kau mengelus kepalaku saat aku tidur untuk membangunkanku dengan senyuman…
Sekarang, beralih ke kehidupan nyata,
Nak, jangan lupa ganti oli dan STNK mobilmu hampir habis masa berlakunya.
--Lia Sundah Suntoso, New York, 10 Mei 2026. (Dahlan Iskan)