Halo Wani

----

Hasil kerja keras Wani sangat nyata. Juara dunia contact center sampai 15 kali. Reputasi BCA menjadi sangat tinggi. Kapitalisasi market di pasar modalnya menjadi yang terbesar di Indonesia –mengalahkan Bank BRI dan Mandiri yang asetnya jauh lebih besar dari BCA.

Armand pun terus menaikkan Wani ke jenjang yang lebih tinggi: seperti sekarang ini. Bahkan membawanyi ke holding Djarum.

Wani masih sering datang ke Halo BCA di Foresta. Pun Armand. Saring membawa tamu ke Foresta. Mereka begitu bangga Halo BCA dijadikan andalan oleh pimpinan tertinggi.

Dari BCA Foresta, saya diajak ke BCA BSD City. Juga ada Halo BCA di situ. Perjalanan 10 menit. Di situlah dulu Wani berkantor. Kantor lama Wani kini jadi ruang rapat.

Masih ada satu lagi pusat Halo BCA: di BCA Tang City. Saya tidak sempat ke sana. Harus segera mengisi acara di Asian Tiger CEO Mastermind.

Total ada tiga contact center di sekitar Jakarta. Tapi tiga center itu, dijadikan satu sekali pun masih kalah besar oleh yang di BCA Semarang. 

Semua jenis layanan Halo BCA ada di Semarang. Sampai punya Hall of Fame. Sebenarnya saya lebih diharapkan meninjau yang di Semarang. Di sana juga banyak 5i nya. Di situ pula piala BCA juara dunia 15 kali disimpan. Termasuk foto Wani saat kali pertama menerima piala dunia.

Maka saya menetapkan hati bahwa Kartini saya tahun ini adalah ini: Wani! (Dahlan Iskan)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan