Revisi Neom

----

Kalau pun akibat serangan Amerika itu harga minyak naik bukan Neom yang menikmatinya: Venezuela.

Saudi takut perang di Iran meletus --dan kini terjadi. Bahkan menyerang Houti di Yaman Utara pun Saudi tidak mau lagi. Yakni sejak Houti mengirim rudal kecil-kecilan ke salah satu instalasi minyaknya.

Banyak ”Program Saudi 2030” yang berhasil dicapai. Tapi Neom kelihatannya perlu banyak revisi. Tiap tahun perkiraan biayanya naik terus. Pengerjaan proyek lebih sulit dari rencana awal.

Pernah dipublikasikan anggaran awalnya USD 500 miliar. Enteng bagi Saudi. Tapi tiap tahun anggaran itu naik. Perubahan di tahun lalu sudah mencapai USD 8 triliun.

Pun konsultan Amerika-Eropa tidak kuat membuat perencanaan anggaran yang mendekati kenyataan.

Memang sulit membuat perencanaan jangka panjang sekarang ini. Pun para ahli dan ilmuwan perencanaan. Dunia berubah begitu cepat. Pun teknologi. Masa depan begitu cepat berubah menjadi masa lalu.

Kini hanya dukun yang berani meramal apa yang akan terjadi lima tahun ke depan.(Dahlan Iskan)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan