DPPPAPPKB OKU Selatan Perkuat Program Perempuan dan Anak
Rapat Pembahasan KUA-PPAS DPPPAPPKB OKU Selatan Tahun Anggaran 2027-Fhoto : Ist---
KORANOKUTIMURPOS.ID – Dalam rangka menyusun perencanaan anggaran yang lebih terarah, efektif, dan akuntabel, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPPAPPKB) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan menggelar rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk Tahun Anggaran 2027. Berita lokal Muaradua
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan. Rapat tersebut diikuti oleh jajaran internal DPPPAPPKB serta melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan penyusunan program berjalan secara komprehensif dan terintegrasi.
Dalam pembahasan tersebut, DPPPAPPKB menitikberatkan pada sejumlah program strategis yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam lingkup keluarga. Program-program tersebut meliputi pengendalian penduduk, peningkatan kualitas keluarga, pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.
Kepala DPPPAPPKB melalui jajaran yang hadir menegaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS harus dilakukan secara cermat dengan memperhatikan kebutuhan riil masyarakat. Hal ini penting agar program yang direncanakan tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.
BACA JUGA:Komitmen Perkuat Toleransi Beragama, Kapolda Hadiri Simekrama PABSS Palembang
BACA JUGA:Kapolda Pastikan Operasi Ketupat Berjalan Optimal
“Perencanaan anggaran harus berbasis pada kebutuhan masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Oleh karena itu, setiap program yang diusulkan harus memiliki indikator kinerja yang jelas serta target yang terukur,” ujar salah satu perwakilan dalam rapat tersebut.
Selain itu, dalam pembahasan juga dilakukan penajaman terhadap target kinerja serta efisiensi penggunaan anggaran. Hal ini bertujuan agar setiap rupiah yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal serta menghindari terjadinya pemborosan anggaran.
DPPPAPPKB juga menekankan pentingnya sinergi antarbidang dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik di lingkungan pemerintah daerah maupun pihak eksternal. Sinergi ini dinilai krusial untuk memastikan keberhasilan implementasi program, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Program pemberdayaan perempuan, misalnya, diharapkan mampu meningkatkan peran serta perempuan dalam pembangunan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun pendidikan. Sementara itu, program perlindungan anak diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
Tak hanya itu, aspek pengendalian penduduk juga menjadi perhatian penting dalam pembahasan KUA-PPAS. Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya menjaga keseimbangan antara jumlah penduduk dengan ketersediaan sumber daya, sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.
BACA JUGA:Polisi Bongkar Jaringan Sabu di Camp Pekerja Sawit
BACA JUGA:Polres Ogan Komering Ulu Selatan Intensifkan Patroli Malam
Dengan adanya rapat pembahasan ini, diharapkan seluruh program yang direncanakan dapat disusun secara matang dan terarah, sehingga mampu mendukung pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten OKU Selatan pada Tahun Anggaran 2027.