Imbau Warga Waspada DBD, Terapkan Gerakan 3M Plus

Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan dr. Meri Astuti mengimbau masyarakat menerapkan Gerakan 3M Plus untuk mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue.-Fhoto:Ist---

KORANOKUTIMURPOS.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama di tengah kondisi musim penghujan yang masih berlangsung. Informasi OKU Selatan

Melalui berbagai sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat, Dinkes menekankan pentingnya penerapan Gerakan 3M Plus sebagai langkah utama dalam mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan OKU Selatan, dr. Meri Astuti, MM, menjelaskan bahwa Gerakan 3M merupakan upaya sederhana namun sangat efektif dalam memutus rantai perkembangbiakan nyamuk penyebab demam berdarah.

Gerakan 3M yang dimaksud meliputi Menguras tempat penampungan air secara rutin, Menutup rapat tempat penyimpanan air, serta Mengubur atau memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk.

Menurutnya, banyak kasus demam berdarah berawal dari lingkungan rumah yang kurang bersih dan adanya genangan air yang tidak diperhatikan oleh masyarakat.

BACA JUGA:Isu Cendol Berbahan Kimia, Masyarakat Diminta Lebih Selektif

BACA JUGA:Pembangunan Jembatan Gantung Hampir Rampung

“Tempat-tempat seperti bak mandi, drum penampungan air, kaleng bekas, ban bekas, hingga pot bunga yang menampung air hujan dapat menjadi sarang berkembangnya nyamuk Aedes aegypti,” jelas dr. Meri.

Selain menerapkan 3M, masyarakat juga diminta menjalankan langkah pencegahan tambahan yang dikenal dengan istilah “Plus”. Langkah ini meliputi berbagai upaya seperti menggunakan obat anti nyamuk, memasang kelambu saat tidur, memelihara ikan pemakan jentik di kolam atau bak air, serta menjaga kebersihan lingkungan rumah secara rutin.

Tidak hanya itu, masyarakat juga dianjurkan untuk memastikan saluran air di sekitar rumah tidak tersumbat agar tidak menimbulkan genangan yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Dinkes juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala awal penyakit demam berdarah. Deteksi dini sangat penting agar penderita dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain demam tinggi secara tiba-tiba yang berlangsung lebih dari dua hari, sakit kepala hebat, nyeri pada otot dan sendi, serta munculnya bintik-bintik merah pada kulit.

 “Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat seperti puskesmas, klinik, maupun rumah sakit agar bisa mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” ujar dr. Meri.

BACA JUGA:Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR bagi Petani Jagung

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan