Menag Dorong Peran Organisasi Keagamaan Atasi Isu Ekonomi dan Sosial
Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan ekonomi syariah, transformasi pesantren, serta pencegahan masalah sosial untuk umat.--
KORANOKUTIMURPOS.ID- Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong ormas keagamaan untuk memperkuat peran dalam pengembangan ekonomi syariah, transformasi pesantren, serta pencegahan masalah sosial untuk umat.
Pesan ini disampaikan Menag saat menerima jajaran Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU. Hadir, Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Wakil Ketua Lakpesdam PBNU Muhamad Syauqillah, Pengurus Lakpesdam PBNU Muhammad Najih Arromadloni, Direktur Eksekutif Lakpesdam PBNU Asrul Raman, Program Specialist and Development Ade Cahyadi, serta Sekretaris Eksekutif Ajeng Arum Mawarni.
Menag menegaskan bahwa dinamika ekonomi modern menuntut pendekatan lintas disiplin yang lebih komprehensif dan lebih dari sekedar menggunakan satu disiplin keilmuan.
“Ketika mengikuti dunia perekonomian modern ya tidak bisa diselesaikan dengan fikih muamalah saja tapi harus diselesaikan dengan (ilmu) perbankan syariah, ekonomi Islam jadi bukan berarti kita meninggalkan mu'amalah,” ujar Menag di Jakarta, Senin, (2/3/2026).
BACA JUGA:Cinta Laura Buka Suara soal Rencana Nikah, Mungkin 2–3 Tahun Lagi
BACA JUGA:6.047 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Tanah Air, Kemenhaj Pastikan Pelindungan Maksimal
Menurutnya, penguatan literasi dan praktik ekonomi syariah menjadi penting agar umat mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai dasar keagamaan.
Ia juga mengingatkan pentingnya profesionalisme dalam menjalankan program pemberdayaan. “Jangan sampai terbawa arus, kita mesti profesional ketika melakukan kerja-kerja inovatif,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Menag juga mengungkapkan rencana pembentukan Lembaga Pemberdayaan Dana Umat (LPDU). Lembaga tersebut dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan zakat, wakaf, infak, hingga kurban dalam satu koordinasi.
“Kami mau membentuk lembaga pemberdayaan umat (LPDU), jadi nanti zakat, wakaf, infaq, dan sampai kurban dll di bawah situ,” ujarnya.
Menag menekankan, organisasi keagamaan besar seperti NU harus mampu mencetak kader dan SDM unggul agar dapat menjawab tantangan sosial dan ekonomi ke depan. “NU harus bisa mencetak kader, mencetak SDM yang bagus,” tegasnya.
BACA JUGA:Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah, Pastikan Persiapan Haji Tetap Berjalan
BACA JUGA:Perjanjian Dagang dengan AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi
Direktur Eksekutif Lakpesdam PBNU Asrul Raman menyampaikan sejumlah program yang telah dan tengah dijalankan lembaganya, sekaligus menyampaikan kebutuhan dukungan dari Kementerian Agama.