Gelar Operasi Pasar Gas Elpiji Murah

Warga Antusias Mengantre Operasi Pasar Gas Elpiji Murah TPID OKU Selatan di Muaradua-Fhoto : Ist---

KORANOKUTIMURPOS.ID – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok masyarakat, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) menggelar operasi pasar gas elpiji bersubsidi dengan harga murah. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Camat Muaradua, Senin (02/03/2026), dan disambut antusias oleh warga.

Pada operasi pasar tersebut, gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram dijual dengan harga Rp18.000 per tabung, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan gas elpiji dengan harga terjangkau, sekaligus menekan potensi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang bulan suci Ramadhan.

Sejak pagi hari, ratusan warga terlihat memadati lokasi kegiatan. Mereka datang dari berbagai wilayah di Kecamatan Muaradua dan sekitarnya untuk memanfaatkan kesempatan membeli gas elpiji murah. Antrean panjang pun tampak di lokasi, namun proses penyaluran tetap berjalan tertib berkat pengaturan yang baik dari panitia serta aparat terkait.

Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Setda OKU Selatan, Evita Winda, SE., MM, menyampaikan bahwa operasi pasar ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah daerah melalui TPID dalam mengendalikan inflasi, khususnya pada komoditas energi rumah tangga yang memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

BACA JUGA:Pemkab OKU Jemput Dukungan Pusat untuk Bangun Infrastruktur Eks Transmigrasi Batumarta

BACA JUGA:Tingkatkan Keamanan dan Kekompakan, Aktifkan Ronda Malam

“Gas elpiji merupakan kebutuhan pokok yang sangat vital bagi masyarakat. Melalui operasi pasar ini, kami ingin memastikan ketersediaan elpiji bersubsidi tetap terjaga serta harganya tidak melambung tinggi di pasaran,” ujar Evita di sela-sela kegiatan.

Ia menjelaskan, pelaksanaan operasi pasar ini juga sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait naiknya harga elpiji 3 kilogram di sejumlah titik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan harga elpiji di tingkat pengecer kembali stabil sesuai ketentuan yang berlaku.

Evita menambahkan, TPID OKU Selatan akan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap distribusi dan ketersediaan elpiji bersubsidi di seluruh wilayah. Koordinasi dengan pihak distributor, agen, serta pangkalan resmi akan diperkuat guna mencegah terjadinya kelangkaan dan praktik penimbunan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Larang Balap Liar, Pelanggar Terancam Pidana

BACA JUGA:Diduga Akhiri Hidup dengan Insektisida

“Kami mengimbau kepada seluruh pihak agar bersama-sama menjaga distribusi elpiji bersubsidi ini agar tepat sasaran. Jangan sampai ada penimbunan atau permainan harga yang merugikan masyarakat,” tegasnya.

Salah seorang warga Muaradua, Siti (42), mengaku sangat terbantu dengan adanya operasi pasar gas elpiji murah ini. Menurutnya, harga elpiji di pasaran kerap mengalami kenaikan, terutama menjelang Ramadhan, sehingga cukup memberatkan masyarakat kecil.

“Alhamdulillah, dengan adanya operasi pasar ini kami bisa membeli gas dengan harga normal. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan karena sangat membantu,” ungkapnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan